Archive for August, 2007

Pak Menteri, Lampu Merah, dan Disiplin

Kemarin (8/8/07) saya dan isteri melintas di daerah menteng dalam perjalanan pulang dari rumah orangtua saya. Karena agak mengantuk dan maag isteri juga sedang kambuh, maka saya pun agak “memaksa” mobil untuk lari lebih cepat dari biasanya.

Di suatu perempatan yang agak ramai, mendadak (sebenarnya gak mendadak kok, saya-nya aja yang nggak perhatiin) lampu lalu lintas berubah jadi merah, tentunya sebagai warga yang baik, saya menghentikan mobil saya dan menunggu lampu jadi hijau. Di depan, saya perhatikan ada mobil sedan warna hitam dengan nomor polisi RI **. “Wah yang, ini pasti menteri, jam segini masih dinas ya?” kata saya kepada isteri sambil merasa kagum pada sang menteri yang bisa-bisanya malam2 begini (hari libur lagi..) masih seliweran di jalan Jakarta.

Selanjutnya, secara mendadak, mobil Pak Menteri itu jalan kembali dan langsung menerobos lampu lalu lintas yang saya lihat jelas masih berwarna merah. Saat itu, kekaguman saya kepada Pak Menteri langsung hilang, dan saya kemudian membathin: “wah, kok pemimpin kayak begini, gimana coba, kalau rakyatnya ngikut…..“. Eh, nggak tahunya, tidak sampai 10 detik kemudian, ada motor bebek yang langsung mengikuti Pak Menteri menerobos lampu merah tersebut. Hehehehe…ternyata, kita ini dari pemimpin sampai rakyat jelata masih aja susah untuk berdisiplin ya…. 

    

5 comments August 9, 2007

Cerita Dari Pelantikan Advokat Kemarin..

100_2236-rezise.jpg

Gambar ini diambil pada saat sekitar 700-an Calon Advokat terjebak dalam antrean panjang untuk mengambil Kartu Advokat pada pelantikan Calon Advokat yang diadakan PERADI pada tanggal 7 Agustus 2007 kemarin.

Secara umum, dapat dikatakan acara pelantikan tersebut jauh dari yang diharapkan oleh para Calon Advokat, bayangkan saja acara yang katanya akan mulai jam 9 tepat, ternyata molor sampai jam 10 lebih sedikit (sudah budaya?). Lalu, ada masalah pengambilan Kartu Advokat yang ternyata harus melalui 1 pintu yang hanya dibuka setengahnya, serta penggiliran pengambilan kartu yang hanya boleh maksimal 4 orang per gilirannya (bayangkan saja, yang antre untuk ngambil kartu ada 700-an), yang menyebabkan calon advokat terjebak dalam antrean yang sangat lama sehingga menyebabkan banyak “ledakan emosi” antara calon advokat dan panitia. Ledakan emosi tersebut semakin memuncak setelah para calon advokat mengetahui terdapat rekannya yang sedang hamil tua tergencet-gencet dalam antrean tersebut.

Anyway, akhirnya semua beres (beres? nggak juga deng, banyak temen gw yang capek antri ternyata kartunya blon jadi…buset…). Selanjutnya PERADI musti belajar dari  kejadian kemarin untuk kedepannya lebih baik, jangan sampai nanti ada pendapat dari masyarakat seperti celetukan usil dari seorang Rekan kemarin “ngurus gini aja nggak becus, pantesan lo digugat….!!” hehehehe….

Ps. Untuk teman2 di PERADI, terlepas dari segala kelebihan dan kekurangan yang terjadi kemarin, tq banget untuk kalian yang udah luangin waktu untuk ngurus kita semua, dan untuk teman2 yang dilantik kemarin Congrats ya..!!

1 comment August 9, 2007


 

August 2007
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Recent Posts

RSS Latest News From Liverpool FC

RSS Lates News From Kompas.com

Categories

Archives

Blogroll

Meta