Entrepreneurs Are Not Made, They Are Born…

May 23, 2009

Judul postingan di atas sebenarnya adalah merupakan ekspresi verbal yang secara spontan saya ucapkan setelah mengunjungi seorang paman yang kebetulan saat ini menetap di salah satu kecamatan di Jawa Timur yang berprofesi sebagai pembuat sepatu. Paman kami ini (sebut saja namanya Pak Lik), memulai profesinya dengan “ngenger” (magang) menjadi asisten salah satu pegawai tukang pembuat sepatu di daerahnya. Berdasarkan informasi yang saya peroleh, “ngenger” adalah merupakan tingkatan paling rendah dalam kasta pembuat sepatu (mungkin dapat disamakan dengan O.B dalam kasta perkantoran modern di kota-kota besar :) ).

Dalam perjalanannya, dan sebagai hasil dari kerja kerasnya, Pak Lik akhirnya berhasil menjadi juragan sepatu yang cukup berhasil di daerahnya. Kemudian saat industri sepatu rumahan dilanda krisis ekonomi pada tahun 1996-1997, Pak Lik kemudian berpikir untuk melakukan sesuatu agar tidak terlibas krisis tersebut. Ia mengetahui pada saat itu bisnis burung peliharaan sedang marak di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Semarang. Ternyata, bukannya ikut berbisnis burung peliharaan, Pak Lik justru memilih berternak jangkrik yang merupakan makanan utama dari burung peliharaan. Hal ini kemudian membawa dampak luar biasa bagi bisnis Pak Lik sendiri.

Strategi bisnis seperti ini dalam ilmu marketing/entrepreneur modern dinamakan strategi “Blue Ocean” atau yang kemudian berkembang dengan strategi “Black Swan”, dimana seorang pebisnis bukannya mengikuti arus utama, malah justru membuat arus baru yang berbeda dengan pebisnis kebanyakan dan meraup untung yang banyak dari tindakannya itu. Hal itu kemudian Pak Lik terapkan di bisnisnya yang lain dan meraup untung yang saya duga jumlahnya miliaran. Sebagai informasi tambahan saat ini Pak Lik memiliki beberapa perusahaan yang bergerak di berbagai bidang industri seperti sepatu, plastik, dan lainnya.

 Apabila Pak Lik adalah lulusan sekolah bisnis ternama, tentunya saya tidak akan mengeluarkan ekspresi verbal yang menjadi judul postingan ini, akan tetapi dalam hal ini Pak Lik adalah sosok yang kebetulan tidak mendapat kesempatan untuk mengecap jenjang sekolah yang tinggi, sehingga tentu saja secara spontan saya mengucapkan ekspresi verbal tersebut di atas.

Dua hal yang saya pelajari dari sosok Pak Lik, adalah ia tetap sederhana dan tidak pernah ragu turun ke bawah (bahkan saat ini saya ketahui ia masih suka berkeliling kota-kota sekitar Surabaya untuk menjajakan sepatu dengan mengemudikan pick-up kesayangannya), satu hal yang tampaknya jarang dilakukan oleh eksekutif di kota-kota besar yang jangan-jangan “penghasilannya” malah tidak sebanyak Pak Lik… :P

mesin pembuat sol sepatu di pabrik Pak Lik

tumpukan sepatu jadi

Pak Lik sedang berbincang dengan kakak saya

salah seorang pekerja Pak Lik yang kami aja ngobrol

kakak saya sedang mencoba sepatu pilihannya (buatan Pak Lik tentunya)

 

Entry Filed under: General. .

4 Comments Add your own

  • 1. muqthi  |  May 25, 2009 at 3:08 pm

    Bro, they are equally made and born!!! salam kenal.

    Reply
    • 2. emirpohan  |  May 26, 2009 at 9:53 am

      Yes bro… Gw setuju, judul di atas sebenarnya cuma ungkapan verbal gw aja setelah ngobrol sama si Pak Lik itu, tapi lumayan buat dijadikan judul postingan, hehehe… Salam kenal juga..

      Reply
  • 3. grace  |  May 26, 2009 at 11:51 am

    patut ditiru keteladanannya dan patut dihargai produksinya tentunya.

    Reply
    • 4. emirpohan  |  May 26, 2009 at 2:38 pm

      @grace: betul grace, mesti kita dukung produsen2 lokal seperti ini, apalagi sekarang produk lokal banyak yang bagus2..hehehe…

      Reply

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


 

May 2009
M T W T F S S
« Apr    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Recent Posts

RSS Latest News From Liverpool FC

RSS Lates News From Kompas.com

Categories

Archives

Blogroll

Meta